a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus NZDUSD:

      1. NZDUSD lanjutkan apresiasi kuat
      2. Sikap Powell terhadap angka inflasi akan jadi fokus



Rabu, 14 April 2021 - NZDUSD terpantau masih kokoh menguat untuk mendekati zona 0.70800, dengan arahan terbaru yang datang dari hasil keputusan rapat suku bunga RBNZ pagi hari ini. Lebih lanjut, pasangan Kiwi juga bereaksi terhadap kemunduran USD. RBNZ sekali lagi muncul sesuak dengan sebagian besar konsensus pasar dengan membiarkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0.25% dan program pembelian aset skala besar (LSAP) tersisa pada NZ $100 miliar. Para dewan juga berkata, bahwa bank akan membiarkan pengaturan kebijakan moneter saat ini sampai keyakinannya bahwa target inflasi dan pekerjaan tercapai. Di sisi lain, katalis positif juga dapat dilacak dari berita optimisme pelonggaran lockdown di Australia, yang mengangkat mood di Asia-Pasifik.
Barometer risiko sebelumnya merespon angka inflasi AS yang optimis dan harapan stimulus lebih lanjut dari Presiden AS Joe Biden sebelum pembaruan vaksin (COVID-19) yang bergabung dengan berjalannya lelang obligasi Treasury 30 tahun. Sebaliknya, wacana penghentian penggunaan vaksin keluaran Johnson & Johnson di semua 50 negara bagian AS dan tidak ada lagi uji coba, di tengah masalah pembekuan darah, tampaknya disinyalir akan menguji optimisme pasar ke depan. Selain itu, kekhawatiran akan reflasi, didukung oleh angka inflasi AS yang kuat pada hari Selasa, juga menantang sentimen pasar. Namun, kurangnya katalis utama akan mendorong investor untuk mengawasi pidato dari Ketua Fed Jerome Powell, untuk arahan terbaru dari The Fed dalam menjawab data inflasi yang kuat.
Pada saat penulisan, NZDUSD masih hijau dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.70700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.70900. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.71300 dan support terjauhnya di 0.70300.

AUDUSD – AUDUSD sejak kemarin, berhasil menjaga pondasi reboundnya meski masih sulit bergerak keluar dari zona 0.76500 dalam beberapa sesi terakhir. Terbaru, pasangan Aussie sedikit memperhatikan data Keyakinan Konsumen Westpac Australia untuk bulan April, dan cenderung memanfaatkan lesunya valuasi USD yang bergabung dengan suasana optimis di Asia-Pasifik. Sebelumnya, data Keyakinan Konsumen Westpac Australia untuk April dirilis ekspansif di angka yang kuat sebesar 6.2% versus ekspansi sebelumnya 2.6%. Kendati demikian, adanya tantangan pada sentimen pasar, patut diwaspadai sebagai ancaman perubahan drastis harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.76300 dan resistance di 0.76700.

EURUSD – Setelah menghabiskan sesi kemarin dalam kisaran yang relatif ketat di bawah 1.19, pasangan EURUSD lanjut memperoleh daya tarik dan menyentuh level tertinggi dalam tiga minggu di dekat 1.19500, dengan penilaian USD tetap menjadi pendorong utama pergerakan. Sebelumnya, kenaikan lebih dari 1% yang disaksikan dalam imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun membantu USD mengungguli para pesaingnya, namun laporan bulanan Indeks Harga Konsumen Inti (CPI) yang naik menjadi 1.6% telah memicu aksi jual USD. Di sisi lain, Sentimen Ekonomi ZEW Zona Euro turun ke 66.3 di bulan April dari 74 sebelumnya dan meleset dari ekspektasi pasar di 73.2. Namun demikian, dampak negatif dari data yang mengecewakan cenderung minim. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.19200 dan resistance di 1.19700.

GBPUSD – Harga ikut memantul di hari sebelumnya, mengikuti pembalikkan valuasi pasar terhadap USD yang alasannya masih sama dicerna oleh sebagian besar pasar. Namun, para analis menilai ada tekanan yang seharusnya dirasakan setelah Bank of England kemarin mengumumkan pengunduran diri Kepala Ekonom Andy Haldane. BoE juga mencatat bahwa Haldane akan mundur dari Komite Kebijakan Moneter setelah pertemuan bulan Juni. Ke depanny, Produksi Industri akan ditampilkan dalam kalender ekonomi Eropa untuk menjadi konfirmasi bias aktivitas di sekitar kawasan tersebut, sementara tidak akan ada rilis data ekonomi makro yang signifikan dari Inggris. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37500 dan resistance di 1.37900.

USDCAD – Pasangan USDCAD naik ke tertinggi harian kemarin, tetapi balik menukik ke selatan sejak pertengahan sesi harian kemarin. Katalis sebelumnya ikut dapat dilacak dari kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS memberikan dorongan bagi USD. Sementara itu, pasar minyak masih berpegang teguh pada kenaikan harian di atas $60 dan membantu CAD terkait komoditas mempertahankan kekuatannya. Sinyal bullish datang dari laporan bulanan OPEC+ dimana organisasi menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global pada 2021 menjadi 5.95 juta bph dari sebelumnya 5.89 juta bph. Tidak akan ada rilis data ekonomi makro lainnya hari ini dan penilaian pasar akan USD kemungkinan akan tetap menjadi pendorong utama pergerakan harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25300 dan resistance di 1.25600.

USDCHF – Kembali memperpanjang koreksnya, USDCHF kembali bergerak sebagai barometer valuasi safe-haven di pasar, terutama USD. Alasannya dapat dilacak dari indeks Dolar AS (DXY) yang turun ke level terendah baru tiga minggu dan meskipun ada berita berisiko negatif. Indeks Harga Konsumen AS pada bulan Maret sedikit lebih kuat dari ekspektasi analis tetapi tidak cukup untuk menghalangi prospek Federal Reserve tetap dovish lebih lama. Indeks utama naik 0.6% MoM dan 2.6% YoY (vs ekspektasi median + 0.5% MoM dan + 2.5% YoY), sementara indeks makanan dan energi dirilis + 0.3% MoM dan + 1.6% YoY (vs ekspektasi + 0.2% MoM dan + 1.5% YoY), dengan sektor biaya energi mewakili sekitar 50% dari kenaikan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92000 dan resistance di 0.92200.

USDJPY – Koreksi tajam USDJPY juga tak dapat mengelak dari Indeks dolar AS (DXY) yang turun ke level terendah baru tiga minggu menyusul angka inflasi AS yang optimis dan lelang obligasi yang kuat, belum lagi kekhawatiran efek samping vaksin terkait masalah pembekuan darah di AS, muncul dari vaksin keluaran Johnson & Johnson. Yang juga menjadi fokus adalah permintaan yang kuat untuk lelang obligasi 30 tahun AS yang membebani imbal hasil Treasury dan Dolar AS. Selain itu, angka inflasi AS yang optimis, yang diperkirakan secara luas, untuk bulan Maret juga membebani USD lebih lanjut. Ke depan, pidato dari Ketua Fed Jerome Powell akan menjadi penting karena para pedagang ingin melihat bagaimana Powell bereaksi terhadap angka inflasi baru-baru ini, sementara kalender ekonomi tetap minim di Asia dengan angka Machinery Orders Jepang. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 108.700 dan resistance di 109.200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
09:00 NZ - RBNZ Rate Statement 0.25% 0.25% 0.25%
21:00 EU - ECB President Lagarde Speaks - - -
23:00 US - Fed Chair Powell Speaks - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER