Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.11280 0.01%
GBPUSD 1.30160 0.05%
AUDUSD 0.69000 -0.03%
NZDUSD 0.66120 -0.03%
USDJPY 109.980 -0.09%
USDCHF 0.96720 -0.04%
USDCAD 1.30600 0.04%
GOLDUD 1546.000 0.28%
COFR 795462 0.21%
USD/IDR 13670 0.29%

Fokus Crude Oil:

      1. Reuters: Seremoni penandatanganan pakta dagang akan dilakukan hari ini pada pukul 11.30 pagi waktu setempat.
      2. Inggris, Prancis dan Jerman secara resmi menuduh Iran melanggar kesepakatan nuklir.



Rabu, 15 Januari 2020 - Harga minyak di perdagangan pagi ini terpantau bergerak di kisaran harga IDR 794,000 - 799,000 per barel. Penandatanganan kesepakatan dagang antara AS dan China yang akan berlangsung hari ini membuat pasar minyak bergerak hati - hati, selain itu pasar juga fokus memantau laporan stok minyak mentah AS dari EIA untuk melihat gambaran permintaan minyak ke depan. Harga minyak mendapat sedikit dukungan dari potensi meningkatnya tensi antara Iran dengan negara Eropa menyusul tuduhan resmi bahwa Iran telah melanggar kesepakatan nuklir.
Pasokan minyak mentah AS dalam sepekan naik sebesar 1.1 juta barel berdasarkan laporan yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 10 Januari. Malam nanti, Energy Information Administration (EIA) akan merilis laporan serupa, dimana untuk stok versi EIA diperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 750 ribu barel setelah pada pekan lalu naik tak terduga sebesar 1.2 juta barel.
Mengutip dari Reuters diberitakan bahwa seremoni penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama antara AS dan China akan dilakukan hari ini pada pukul 11.30 pagi waktu setempat (16:30 GMT) di Gedung Putih. Pasar masih menanti dokumen kesepakatan dagang fase pertama yang dijadwalkan akan dirilis ke publik menjelang berlangsungnya seremoni tersebut.
Meski demikian, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada hari Selasa mengatakan bahwa tarif AS akan tetap berlaku sampai kesepakatan fase kedua tercapai. Di bawah kesepakatan fase pertama, China memiliki komitmen untuk membeli tambahan barang dan jasa AS senilai 200 miliar dolar selama dua tahun ke depan.
Sementara itu Inggris, Prancis dan Jerman pada hari Selasa secara resmi menuduh Iran telah melanggar ketentuan dalam kesepakatan nuklir 2015 untuk mengekang program nuklirnya. Dengan tuduhan tersebut, ketiga negara Eropa tersebut telah memicu "mekanisme perselisihan" yang ada dalam kesepakatan nuklir. Di bawah mekanisme ini, akan ada tenggat waktu selama 15 hari untuk menyelesaikan perselisihan, tenggat waktu tersebut dapat diperpanjang atau dapat berakhir pada penerapan kembali sanksi AS. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam keras tindakan yang diambil ketiga kekuatan Eropa tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 805,000 - 820,000 per barel serta kisaran Support di IDR 780,000 - 765,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:00 USA - MBA Mortgage Applications (Jan 10) - - 13.5%
20:30 USA - NY Empire State Manufacturing Index (Jan) - 3.55 3.5
20:30 USA - Producer Price Index (YoY) (Dec) - 1.3% 1.1%
20:30 USA - Producer Price Index (MoM) (Dec) - 0.2% 0%
22:30 USA - EIA Crude Oil Stocks Change (Jan 10) - -0.75 M 1.164 M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER