Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.10650 -0.06%
GBPUSD 1.28510 -0.08%
AUDUSD 0.68820 -0.22%
NZDUSD 0.63660 -0.28%
USDJPY 108.960 -0.22%
USDCHF 0.99270 -0.04%
USDCAD 1.31800 0.11%
GOLDUD 1490.445 0.02%
COFR 799717 -0.96%
USD/IDR 14030 0.06%

Fokus Crude Oil:

      1. EIA: Stok minyak AS naik sebesar 7.9 juta barel dalam sepekan, jauh lebih besar dari perkiraan.
      2. Penandatanganan kesepakatan dagang AS - China dapat ditunda hingga Desember.



Kamis, 07 November 2019 - Harga minyak pada perdagangan pagi ini terpantau berada di zona merah dan bergerak di kisaran harga IDR 786,000 - 801,000 per barel. Harga minyak mendapat tekanan dari melonjaknya stok minyak yang jauh lebih besar dari perkiraan, selain itu berita mengenai kemungkinan ditundanya penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama AS - China hingga Desember menjadi katalis negatif yang ikut membebani harga minyak.
Persediaan minyak mentah AS dalam sepekan melonjak naik sebesar 7.9 juta barel berdasarkan laporan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) untuk pekan yang berakhir 1 November. Kenaikan tersebut jauh lebih besar dari prediksi pasar yang sebelumnya memperkirakan stok minyak akan naik sebesar 1.5 juta barel.
Mengutip dari Reuters, seorang pejabat senior AS mengatakan pada hari Rabu bahwa pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menandatangani kesepakatan dagang fase pertama dapat ditunda hingga Desember karena pembicaraan yang terus berlanjut mengenai persyaratan dan tempat. Pertemuan tersebut awalnya dijadwalkan akan berlangsung di sela-sela pertemuan puncak para pemimpin Asia-Pasifik di Chili pada pertengahan-November, sebelum akhirnya dibatalkan oleh Pemerintah Chili karena masalah keamanan negara.
Sementara itu sekelompok anggota parlemen AS yang dipimpin oleh Senator Republik, Marco Rubio, pada hari Rabu memperkenalkan Rancangan Undang - Undang yang bertujuan memblokir dana pensiun federal AS untuk diinvestasikan dalam bentuk saham di China.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 820,000 - 840,000 per barel serta kisaran Support di IDR 770,000 - 750,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
20:30 USA - Continuing Jobless Claims (Oct 25) - 1.683M 1.690M
20:30 USA - Initial Jobless Claims (Nov 1) - 215K 218K
22:30 USA - EIA Natural Gas Storage Change (Nov 1) - 67 B 89 B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER