Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.09700 0.17%
GBPUSD 1.22040 0.19%
AUDUSD 0.67250 0.28%
NZDUSD 0.62930 0.25%
USDJPY 107.460 0.01%
USDCHF 0.99570 -0.12%
USDCAD 1.33330 -0.16%
GOLDUD 1505.300 0.28%
COFR 755811 -1.22%
USD/IDR 14165 -0.15%

Fokus Crude Oil:

      1. Pasukan Turki dan Suriah menyerang milisi Kurdi pada hari Rabu.
      2. China telah menurunkan ekspektasi akan terjadi kemajuan dalam pembicaraan dagang dengan AS.



Kamis, 10 Oktober 2019 - Di perdagangan pagi ini harga minyak terpantau kembali melemah dan bergerak di kisaran harga IDR 744,000 - 755,000 per barel. Pertemuan dagang level menteri antara AS dan China yang belum menunjukkan perkembangan positif serta ditambah dengan melonjaknya persediaan minyak mentah AS membuat harga minyak berada dibawah tekanan. Meski demikian situasi geopolitik di wilayah timur Tengah membatasi harga jatuh lebih jauh.
Energy Information Administration (EIA) merilis laporan mingguan stok minyak mentah AS pada Rabu malam. Dilaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 4 Oktober naik sebesar 2,927 juta barel. Kenaikan tersebut jauh lebih besar dari hasil survei yang sebelumnya memperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 1,413 juta barel.
Presiden Turki, Tayyip Erdogan, pada hari Rabu mengatakan bahwa pasukan Turki dan Suriah yang bersekutu dengan Iran telah melancarkan operasi militer terhadap milisi Kurdi di timur laut Suriah. Menyusul kerusuhan yang tengah melanda Irak saat ini, serangan tersebut memicu kekhawatiran lebih lanjut akan terjadinya gangguan pasokan pada wilayah Kurdistan yang merupakan penghasil minyak di Irak.
South China Morning Post pada hari Kamis melaporkan bahwa pembicaraan dagang level menteri antara AS dan China yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis dan Jumat di Washington belum menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah China secara resmi mengatakan kepada Reuters bahwa China telah menurunkan ekspektasi akan terjadinya kemajuan yang signifikan selama pembicaraan minggu ini.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 785,000 - 820,000 per barel serta kisaran Support di IDR 715,000 - 680,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 USA - Continuing Jobless Claims (Sep 27) - 1.653M 1.651M
19:30 USA - Initial Jobless Claims (Oct 4) - 219K 219K
19:30 USA - Consumer Price Index (YoY) (Sep) - 1.8% 1.7%
19:30 USA - Consumer Price Index (MoM) (Sep) - 0.1% 0.1%
19:30 USA - Consumer Price Index ex Food & Energy (YoY) - 2.4% 2.4%
19:30 USA - Consumer Price Index ex Food & Energy (MoM) - 0.2% 0.3%
21:30 USA - EIA Natural Gas Storage Change (Oct 4) - 96B 112B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER