Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18140 -0.42%
GBPUSD 1.29640 -0.34%
AUDUSD 0.73070 -0.41%
NZDUSD 0.67230 -0.49%
USDJPY 104.940 0.14%
USDCHF 0.90920 0.34%
USDCAD 1.31800 0.34%
GOLDUD 1959.298 -0.67%
COFR 594008 -0.87%
USD/IDR 14780 0.07%

Fokus Crude Oil:

      1. Stok minyak mentah AS menyentuh level terendah sejak April.
      2. Banjir besar akibat Badai Sally mengancam permintaan bahan bakar kembali melemah.



Kamis, 17 September 2020 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi di kisaran harga IDR 588,000 - 595,000 per barel. Meskipun data positif dari turunnya stok dan gangguan produksi akibat Badai Sally telah mengangkat harga minyak, namun banjir besar yang dibawa oleh Badai Sally memicu kekhawatiran akan melemahnya permintaan bahan bakar.
Persediaan minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 4.4 juta barel ke level 496 juta barel, level terendah sejak April, ungkap Energy Information Administration (EIA) dalam laporan untuk pekan yang berakhir 11 September. Angka tersebut di luar ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan stok akan mengalami kenaikan sebesar 1.3 juta barel.
Sementara itu, Badai Sally yang pada Rabu pagi menghantam area dekat Teluk Meksiko menyebabkan penutupan 119 fasilitas produksi yang mewakili sekitar 19% dari total fasilitas di Teluk Meksiko. Akibat gangguan tersebut, produksi minyak sebanyak 508,366 bph atau 27.48% dari total produksi minyak di Teluk Meksiko terhenti. Hujan lebat yang dibawa oleh Badai Sally mengakibatkan pemadaman listrik yang berpotensi mengurangi penjualan bahan bakar dalam beberapa hari mendatang. Meski demikian, produsen minyak dan gas mulai mengembalikan pekerja ke anjungan lepas pantai. Seperlima dari 149 anjungan Teluk Meksiko yang dievakuasi menjelang badai telah beroperasi kembali pada tengah hari, kata Departemen Dalam Negeri.
Mengutip dari Reuters, pertemuan OPEC+ akan berlangsung hari ini untuk meninjau kondisi pasar minyak terkini, namun tidak akan merekomendasikan pemotongan lebih lanjut untuk produksi minyak meskipun harga turun baru-baru ini, ungkap sumber yang dekat dengan masalah tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 640,000 - 670,000 per barel serta kisaran Support di IDR 540,000 - 510,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 CAD - ADP Employment Change - - 1,149.8K
19:30 USA - Building Permits MoM - - 17.9%
19:30 USA - Housing Starts MoM - - 22.6%
19:30 USA - Continuing Jobless Claims - 13,000K 13,385K
19:30 USA - Initial Jobless Claims - 850K 884K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER