a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus GBPUSD:

      1. GBPUSD coba lanjutkan bergerak hijau pagi ini
      2. China berikan sanksi untuk komentar Inggris



Jumat, 26 Maret 2021 - GBPUSD pagi ini lanjut mencoba rebound, meski masih tertatih-tatih di tengah tantangan yang masih luas di pasar terkait faktor risiko. Terbaru, pemulihan baru-baru ini dalam sentimen pasar masih mengabaikan sanksi China terhadap Inggris menjelang angka-angka penting Penjualan Ritel Inggris untuk bulan Maret. Tidak ada perkembangan fundamental spesifik di balik kinerja GBP pada hari Kamis, tetapi beberapa faktor menyeluruh kemungkinan mendukung mata uang. Pertama, tampaknya ketegangan vaksin antara Inggris dan UE mereda, serta peta jalan Inggris untuk membuka kembali ekonominya sepenuhnya pada bulan Juni tetap sesuai target dan, jika ada, seruan agar ekonomi Inggris dibuka kembali lebih cepat. Ke depan, Penjualan Ritel Inggris untuk bulan Februari akan dirilis. Dengan semua toko ritel non-esensial ditutup di Inggris hingga pertengahan April, Penjualan Ritel kemungkinan akan tetap lemah, meskipun pertumbuhan yang signifikan dalam tingkat pertumbuhan penjualan eCommerce YoY harus diharapkan.
Di sisi lain, hal-hal masih terlihat cukup positif di AS; peluncuran vaksin berjalan dengan baik, dengan Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada konferensi pers hari Kamis bahwa tujuan baru untuk 100 hari pertamanya menjabat adalah menawarkan 200 juta dosis vaksin setelah target 100 juta dengan mudah dicapai. Sementara itu, data ekonomi minggu ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi AS berada di jalurnya dan pejabat Fed, sementara masih mengakui masih ada jalan panjang untuk pemulihan ekonomi penuh, semuanya terdengar cukup bullish pada ekonomi AS. Seorang pejabat Fed bahkan menyuarakan keterkejutan bahwa imbal hasil obligasi sebenarnya tidak lebih tinggi dari yang sekarang.
Pada saat penulisan, GBPUSD masih bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.37200 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.37900. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.38200 dan support terjauhnya di 1.36600.

AUDUSD – AUDUSD memudarkan langkah pemulihan sementaranya, masih menguji kuat zona 0.76 sejak sesi perdagangan semalam. Meskipun kemunduran dapat disaksikan dari USD dan suasana risk-on sebelumnya mendukung rebound pasangan, transmisi COVID baru di Queensland disinyalir telah membebani harga akhir-akhir ini. Di sisi lain, pasar masih mencerna sanksi baru China pada individu dan entitas Inggris atas komentar Xinjiang - yang pada akhirnya semakin memperkeruh hubungan China dengan negara Barat. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.75800 dan resistance di 0.76200.

EURUSD – Harga sempat memperpanjang penurunan hariannya di awal sesi dan menyentuh level terendah sejak pertengahan November di bawah 1.18. Kekuatan USD yang terus berlanjut kembali menjadi alasan pada tekanan utama pada EURUSD. Pergeseran negatif yang disaksikan dalam sentimen pasar tampaknya memberikan dorongan untuk USD sebagai safe-haven. Di sisi lain, adanya komparisasi pasar terhadap jomplangnya aktivitas vaksinasi dan ekspektasi pemulihan antara Eropa dan AS juga masih jadi alasan kuat di balik susahnya Euro melawan USD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.17600 dan resistance di 1.18100.

NZDUSD – Setelah menghabiskan paruh pertama hari berfluktuasi dalam kisaran yang relatif ketat di bawah 0.70000, pasangan NZDUSD masih cenderung berada di bawah tekanan bearish selama jam perdagangan Amerika dan jatuh ke level terendah sejak November. Penilaian pasar terhadap USD yang masih memanfaatkan karakteristik safe-havennya terus mendorong tindakan NZDUSD. Sebelumnya juga, rilis data optimis dari AS ikut memberikan dorongan khas bagi USD - yang meliputi angka PDB dan pasar kerja. Tidak akan ada rilis data ekonomi makro dari Selandia Baru pada hari Jumat ini, maka dari itu faktor katalis risiko akan tetap memainkan perannya, terlebih tajuk berkaitan dengan China yang masih alot. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69400 dan resistance di 0.69900.

USDCAD – USDCAD kembali reli ke atas level 1.26000 dalam sesi perdagangan baru-baru ini untuk mencapai tertinggi baru mingguan. Dua faktor utama telah dilacak untuk mendorong harga. Pertama, USDCAD memperoleh dukungan dari pemulihan yang sedang berlangsung dalam USD, yang tampaknya mengumpulkan dukungan di tengah nada pasar yang defensif karena pasar khawatir tentang sejumlah tajuk utama global. Kedua, kesengsaraan CAD diperburuk oleh koreksi tajam yang lebih rendah pada harga minyak mentah, yang ikut merespon negatif kekhawatiran pasar akan masih jauhnya aktivitas global akan pulih secara normal. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25700 dan resistance di 1.26200.

USDCHF – USDCHF mempertahankan kenaikan intraday sederhana di dekat puncak multi-bulan, di sekitar wilayah 0.93700 dan diwarnai fokus dari SNB (bank sentral Swiss) yang kemarin mengumumkan keputusan kebijakannya. Seperti yang diharapkan secara luas, SNB membiarkan suku bunga deposito tidak berubah di -0.75%. Dalam pernyataan yang menyertainya, bank sentral menegaskan kembali bahwa kebutuhan intervensi mata uang akan dibahas pada tinjauan kebijakan kuartalan mendatang. Sementara itu, SNB meningkatkan PDB dan prakiraan inflasi untuk tahun 2021. Kendati demikian, rilis tersebut tidak banyak memberikan dorongan yang berarti bagi CHF, dan kombinasi faktor terus memberikan beberapa dukungan untuk pasangan USDCHF. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.93700 dan resistance di 0.94000.

USDJPY – USDJPY telah menguat kembali menuju puncak kisaran 109.000 yang telah diuji dari tiga minggu terakhir. Kini, JPY jadi salah satu mata uang berkinerja terburuk di G10, terutama dalam melawan Dolar AS. Tidak ada katalis fundamental tunggal atau berita yang dapat dianggap membebani Yen pada hari Kamis. Sementara itu, pasar obligasi AS cenderung sumbang sinyal beragam, dengan imbal hasil masih jauh lebih rendah. Sebelumnya dari AS, Biro Analisis Ekonomi AS merevisi pertumbuhan PDB kuartal keempat menjadi 4.3% dari 4.1% dan Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Klaim Pengangguran Awal mingguan turun ke level terendah sejak awal pandemi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.000 dan resistance di 109.300.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
14:00 GB - Retail Sales m/m - 2.2% -8.2%
All Day EU - Euro Summit - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER