Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.17860 -0.13%
GBPUSD 1.29950 -0.13%
AUDUSD 0.71840 -0.13%
NZDUSD 0.66670 -0.25%
USDJPY 104.910 0.15%
USDCHF 0.91260 0.02%
USDCAD 1.33400 0.02%
GOLDUD 1969.895 -0.37%
COFR 603644 0.02%
USD/IDR 14450 0.48%

Fokus Crude Oil:

      1. Iran tembakkan rudal ke kapal tiruan Angkatan Laut AS; Pangkalan militer AS siaga tinggi.
      2. Angka kematian AS akibat Covid-19 capai rekor tertinggi di dunia.



Kamis, 30 Juli 2020 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi di kisaran harga IDR 601,000 - 604,000 per barel. Ketegangan yang terjadi antara AS dan Iran di Selat Hormuz memberikan dukungan pada pasar minyak. Selain itu, penurunan stok minyak AS juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak. Namun, peningkatan kasus Covid-19 membatasi harga naik lebih lanjut.
Iran meluncurkan rudal balistik bawah tanah di Selat Hormuz yang menargetkan kapal tiruan Angkatan Laut AS pada hari Rabu. Aksi tersebut mendorong dua pangkalan militer AS di wilayah itu - Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab dan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar - untuk sementara siaga tinggi.
Dari sisi pasokan, stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 10.6 juta barel, ungkap Energy Information Administration (EIA) dalam laporan untuk pekan yang berakhir 24 Juli. Penurunan tersebut diluar prediksi pasar yang sebelumnya memperkirakan stok minyak mentah akan naik sebesar 357 ribu barel.
AS mencatat 1,461 kematian baru akibat Covid-19 pada hari Rabu, kenaikan tertinggi dalam satu hari sejak 27 Mei yang berada pada angka 1,484. Total angka kematian sampai dengan hari Rabu mencapai 150,000, tertinggi di dunia. Kematian akibat Covid-19 di AS meningkat pada tingkat tercepat dalam dua bulan dan telah meningkat 10,000 dalam 11 hari terakhir. Peningkatan kasus Covid-19 memicu kekhawatiran akan prospek penguncian kembali yang akan berdampak pada penurunan permintaan bahan bakar dari sektor transportasi. Sementara sektor ini menyumbang dua pertiga dari permintaan minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 650,000 - 680,000 per barel serta kisaran Support di IDR 550,000 - 520,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 CAD - Average Weekly Earnings YoY - - 9.1%
19:30 USA - GDP Growth Rate QoQ - -34.1% -5%
19:30 USA - Continuing Jobless Claims - 16,200K 16,197K
19:30 USA - Initial Jobless Claims - 1,450K 1,416K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER