Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.06940 0.23%
GBPUSD 1.16580 -0.15%
AUDUSD 0.57980 -0.76%
NZDUSD 0.57160 -1.43%
USDJPY 111.020 -0.82%
USDCHF 0.98560 -0.28%
USDCAD 1.43460 0.53%
GOLDUD 1507.500 -0.89%
USD/IDR 15950 3.45%

Fokus AUDUSD:

      1. AUDUSD dibuka kembali merah pada sesi pagi ini
      2. Sentimen kekhawatiran masih selimuti pasar global



Senin, 23 Maret 2020 - Pasangan AUDUSD mendapatkan tekanan yang cukup dalam dari sentimen ketakutan dan kepanikan di seluruh pasar minggu lalu. Sebelum ditutup berbalik arah hijau pada Jum'at lalu, Harga AUDUSD mengalami minggu yang liar dan bergerak turun hampir sebesar 8%. Katalis terbaru pada akhir sesi pekan lalu adalah keputusan Fed untuk memperluas jalur pertukaran mata uang ke sembilan negara lain yang membantu meredakan kekhawatiran pasar tentang pengetatan likuiditas dan memicu beberapa aksi jual USD. Sayangnya, langkah ini memberikan efek jangka pendek karena kekhawatiran dampak ekonomi dari pandemiCOVID-19 terus memperpanjang dukungan ke status USD sebagai mata uang cadangan global dan menekan gerak harga AUDUSD pagi ini.
Ke depannya, volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut sampai para pelaku pasar dapat meraba titik cerah dengan penurunan tingkat infeksi atau vaksinasi yang tersedia lebih awal dari 2021. Gubernur RBA Lowe juga menanggapi pertanyaan tentang intervensi di pasar FX dan mengatakan kemungkinan yang masih minim untuk bank mengambil keputusan tersebut. Selain itu, pasar akan terus memantau kabar terbaru harian berita global tentang pandemi ini dengan minimnya data baik dari Australia maupun AS.
Saat ini AUDUSD bergerak dengan fokus zona resistance terdekat yang berada di areal 0.59500 dengan support terdekatnya berada di areal 0.56600. Support terjauhnya berada di areal 0.55400. Sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal 0.61000 hingga 0.62900.

EURUSD – Sepanjang pekan lalu, gerak harga EURUSD diwarnai gejolak di pasar keuangan sejak awal pekan, terlepas dari upaya-upaya dorongan dari mayoritas bank sentral dan pemerintah untuk meredam dampak dari wabah COVID-19, tampaknya akan terus berlanjut di minggu ke depan. Secara khusus, program pembelian aset darurat senilai € 750 miliar oleh Bank Sentral Eropa tidak banyak membantu menstabilkan Euro dan sempat menarik EURUSD ke level terendahnya sejak April 2017. Saat ini harga terpantau bergerak cukup volatil dengan support di areal 1.06400 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.09000.

GBPUSD – Pasangan GBPUSD menutup akhir sesi perdagangan pekan kemarin dengan penguatan mendukung langkah BoE yang memangkas suku bunga dalam pemangkasan darurat kedua hanya dalam waktu seminggu ke rekor 0,1% sebagai bagian dari tindakan memerangi konsekuensi negatif dari Coronavirus. BoE juga berkomitmen untuk membeli tambahan obligasi pemerintah dan korporasi senilai 200 miliar pound. Selain itu, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan dalam konferensi pers di akhir pekan bahwa ia yakin Inggris dapat meredam penyebaran Coronavirus dalam 12 minggu. Supportnya berada di areal 1.06100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.08100.

NZDUSD – NZDUSD masih dihadapi tekanan yang curam sepanjang pekan kemarin menyusul kebijakan pelonggaran dan stimulus dari bank sentral dan Dolar AS yang masih diminati pasar. RBNZ selanjutnya mengatakan bahwa kebijakannya dapat lebih lanjut mendukung ekonomi Selandia Baru dengan meningkatkan cakupan program LSAP, atau melalui penggunaan instrumen lain, tetapi tampaknya Gubernur Adrian Orr dan jajarannya akan menahan diri dari nol Kebijakan suku bunga (ZIRP) karena bank sentral menegaskan bahwa kemungkinan serangkaian tindakan moneter lainnya masih dapat dilakukan. Supportnya berada di areal 0.55300 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.58600.

USDCAD – Sempat mundur di akhir sesi dagang pekan kemarin meski masih menunjukkan tren reli yang kuat, USDCAD bergerak mayoritas dipengaruhi sentimen dari penurunan tajam minyak yang diperkirakan akan membebani perekonomian dan terutama di daerah-daerah yang padat energi, seperti Kanada dan mendorong penurunan suku bunga darurat yang diumumkan minggu lalu. Bahkan setelah memangkas suku bunga kebijakan sebesar 100 basis poin, Gubernur Dewan Komisaris Stephen Poloz menyatakan dalam konferensi pers akhir pekan lalu bahwa otoritas dapat menggelontorkan lebih banyak tindakan darurat jika diperlukan. Supportnya berada di areal 1.42000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.46000.

USDCHF – Harga USDCHF selama sepekan masih disetir oleh fluktuasi Dolar AS yang sekarang mayoritas diminati oleh para investor sebagai aset safe haven yang ikut meredam minat terhadap Swiss Franc. Selain itu, Swiss National Bank yang telah melakukan rapat terkait kebijakan moneter terkait suku bunganya dengan kebijakan tidak merubah suku bunga di angka -0.75%, sudah diekspektasi para pelaku pasar dan belum memberikan dampak signifikan pada pasangan USDCHF. Harga untuk saat ini bergerak dengan support di areal 0.97600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.99100.

USDJPY – Pasangan USDJPY menutup sesi perdagangan pekan kemarin dengan fluktuasi lebar yang didorong oleh kinerja obligasi dan pasar ekuitas AS yang masih mengkhawatirkan para pelaku pasar. Di tengah isu kesehatan dari COVID-19 yang belum kunjung padam, posisi yen Jepang sebagai safe haven masih sangat lemah terhadap Dolar AS, secara fundamental yang merupakan mata uang paling likuid. Supportnya berada di areal 109.500 dengan resistance terdekatnya berada di areal 111.500.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
22:00 EUR - Consumer Confidence - -14 -7

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER