Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.17440 -0.04%
GBPUSD 1.29340 0.00%
AUDUSD 0.71590 0.06%
NZDUSD 0.66470 0.17%
USDJPY 105.470 -0.12%
USDCHF 0.91490 0.01%
USDCAD 1.31360 0.07%
GOLDUD 1891.390 0.08%
USD/IDR 14670 0.20%

Fokus GBPUSD:

      1. GBPUSD upayakan rebound pagi ini
      2. IMF revisi proyeksi perekonomian dunia



Rabu, 14 Oktober 2020 - Pagi ini, pasangan GBPUSD terpantau mulai mengumpulkan pondasinya dengan mencoba menyerap optimisme dari sisi makroekonomi dengan angka Klaim Pengangguran yang dirilis lebih sedikit di 28 ribu klaim vs ekspektasi 79 ribu klaim, namun masih tertahan kenaikan tak terduga tingkat pengangguran ILO dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya, bayang-bayang bearish juga masih patut diwaspadai dari penguatan berbasis luas USD yang didorong oleh suasana buruk pasar dan isu Brexit yang seiring berjalannya waktu menuju batas waktu 15 Oktober tanpa kemajuan yang relevan. Demikian juga, dampak dari Bank of England yang semakin mendekati kemungkinan implementasi suku bunga negatif atau pembatasan COVID-19 untuk beberapa wilayah Utara Inggris, masih harus diantisipasi pasar.
Sementara kekhawatiran penundaan lebih lanjut dalam stimulus AS dan COVID-19 yang tampaknya lanjutmembebani sentimen perdagangan pasar, prospek ekonomi global International Monetary Fund (IMF) memunculkan harapan pemulihan. IMF merevisi naik perkiraan ekonomi globalnya sambil mengantisipasi angka -4.4% untuk PDB tahun 2020 versus ekspektasi sebelumnya sekitar -5.2%. Di sisi lain, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menegaskan kembali ketidaksukaannya terhadap proposal Partai Republik tentang stimulus COVID-19 pada meskipun mengutip kemungkinan solusi yang lebih cepat. Semakin mengecewakan terkait pengembangan vaksin, Eli Lily bergabung dengan Johnson dan Johnson untuk dilaporkan menghentikan uji coba vaksin, dikarenakan efek samping yang tidak dapat dikesampingkan saat uji coba tahap lanjutan berlangsung.
Pada saat penulisan, GBPUSD terpantau konsolidatif dengan fokus zona support penting terdekat kini berada di areal 1.29000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.30200. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.31200 dan support terjauhnya di 1.28600.

AUDUSD – AUDUSD ditutup koreksi kemarin dan jatuh kembali ke sekitar level 0.71500 yang selain terpukul suasana risk-off di pasar, juga merespon negatif berita terkait dengan hubungan Australia-China. China dilaporkan telah melarang impor batu bara Australia, meninggalkan beberapa kapal Australia terjebak di pelabuhan China. Ketegangan antara kedua sektor perdagangan melonjak setelah Australia mendukung penyelidikan atas asal-usul COVID-19 beberapa bulan lalu. Di sisi lain, menipisnya surplus Neraca Perdagangan China yang hampir setengah dari periode sebelumnya, juga masih dihargai negatif oleh pasar terhadap AUDUSD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71400 dan resistance di 0.72300.

EURUSD – Pasangan mata uang EURUSD jatuh kembali ke sekitar zona support 1.17500 kemarin dengan masih dikelilingi suasana risk-off pasar yang mendominasi sejak awal hari. Di sisi lain dari dalam Eropa sendiri, indeks ZEW Jerman telah menunjukkan penurunan sentimen ekonomi yang lebih besar dari perkiraan pada bulan Oktober, menambah tekanan negatif pada pasangan. Menurut survei tersebut, lonjakan angka infeksi virus COVID-19 di Eropa yang mendesak sejumlah otoritas untuk kembali menerapkan restriksi, meningkatnya ketidakpastian Brexit, serta jelang waktu sibuk pemilihan presiden AS, telah mengurangi prospek ekonomi zona Eropa secara keseluruhan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.17200 dan resistance di 1.18000.

NZDUSD – Terpantau fluktuatif dan ditutup koreksi dalam rentang yang sempit, NZDUSD secara mendasar masih terbebani sejumlah sentimen buruk pasar yang mencakup penundaan yang diantisipasi dalam stimulus AS serta kabar kemunduran vaksin COVID-19. Kendati demikian, pasangan menemukan support yang berasal dari revisi naik IMF terhadap prospek ekonomi global, angka pertumbuhan China, dan ekspektasi pemilu Selandia Baru yang ekspektasinya hingga saat ini masih menghibur pasar. Hingga saat ini PM Jacinda Ardern masih memegang mayoritas survey suara pemilu 17 Oktober mendatang dengan apresiasi terhadap kemampuannya menangani pandemi. Pemilu NZ yang dijadwalkan pada 17 Oktober mendatang. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.66300 dan resistance di 0.66700.

USDCAD – Ditutup dengan kenaikan pada sesi perdagangan kemarin, pasangan USDCAD masih cenderung memanfaatkan perkasanya USD dengan sentimen risiko menjadi pendorong penting, tetapi belum dapat melesat lebih jauh dengan CAD yang masih memiliki dukungan fundamental. Sebagai latar belakang beberapa pekan terakhir, para analis menyebutkan bahwa Kanada adalah satu-satunya negara G10 dengan kejutan ekonomi dan momentum data yang positif. Di sisi lain, meski sentimen negatif masih bergulir di sekitar pasar minyak mentah global, harga barel WTI masih menemukan supportnya pada sesi kemarin untuk stabil di kisaran level $ 40. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.31000 dan resistance di 1.31500.

USDCHF – Apresiasi signifikan harga USDCHF kemarin masih disponsori secara kuat oleh tingginya valuasi pasar terhadap USD, yang kali ini memainkan perannya sebagai safe-haven di tengah suasana risk-off pasar. Sentimen penghindaran risiko masih tercermin dari kinerja bursa Wall Street dan US Treasury Yields yang menggambarkan kekecewaan atas kebuntuan stimulus Amerika, penghentian uji coba vaksin oleh Johnson dan Johnson. Juga datang dari penjuru lain, memuncaknya peluang Brexit tanpa kesepakatan karena diplomat Eropa dan Inggris masih berjuang untuk mencapai kesepakatan sebelum batas waktu 15 Oktober, juga ikut menantang faktor risiko pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91100 dan resistance di 0.91600.

USDJPY – Harga USDJPY ditutup hijau pada sesi perdagangan kemarin dengan mengikuti perkasanya USD di papan harga yang mengekor refleksi sentimen negatif dari buruknya kinerja pasar ekuitas di sejumlah bursa. Dolar AS masih menguat terhadap sejumlah rival utamanya, dengan memanfaatkan karakter safe-havennya setelah pasar merespon keputusan Johnson & Johnson untuk menghentikan uji coba vaksin dan penolakan proposal stimulus Trump senilai $ 1.8 triliun sejak pekan lalu. Dari dalam Jepang sendiri, perlu dicatat bahwa Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga baru-baru ini mendorong adanya kemungkinan stimulus ekonomi tambahan pada awal November. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 105.200 dan resistance di 105.550.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 USD - PPI m/m - 0.2% 0.3%
19:30 USD - Core PPI m/m - 0.2% 0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER