Fokus Emas:

      1. Harga emas kembali bergerak turun setelah konsolidasinya yang terjadi kemarin
      2. Isu COVID-19 masih menjadi perhatian dengan lonjakan kasus yang terjadi kemarin

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18520 -0.03%
GBPUSD 1.32730 -0.24%
AUDUSD 0.73040 -0.15%
NZDUSD 0.69240 -0.23%
USDJPY 103.800 0.01%
USDCHF 0.91090 0.04%
USDCAD 1.30770 0.10%
GOLDUD 1871.060 -0.01%
USD/IDR 14050 0.36%


Kamis, 19 November 2020 - Harga emas bergerak turun dan kini susuri zona $1870. Sentimen perdagangan harga emas terlihat tidak bergeming terpengaruh oleh tingginya kenaikan kasus COVID-19 dan seruan Presiden AS terpilih kepada Partai Republik.
Tercatat, pada tanggal 18 November kemarin, kenaikan kasus COVID-19 mencapai lebih dari 611.000 kasus dalam 1 hari. Kenaikan tersebut seakan-akan mengekor lonjakan kasus yang terjadi pada pekan lalu. Namun demikian, kenaikan kasus ini yang diwaspadai dapat berdampak pada kegiatan ekonomi, tidak bergeming mengangkat harga emas. Sementara itu, laporan hasil uji coba dari Moderna dan Pfizer yang menyebutkan vaksinnya 95% efektif, membuat sentimen pasar seimbang.
Terkait isu stimulus AS, Presiden terpilih selanjutnya, Joe Biden terlihat menyerukan dan mengharapkan dukungan dari Partai Republik untuk sejalan dalam pemberian paket stimulus bantuan COVID setelah Presiden Trump turun dari jabatannya pada bulan Januari mendatang.
Konsolidasi harga emas terlihat masih bertahan di atas zona support penting di areal $1860 dengan resistance terdekat masih berada di areal $1880. Resistance terjauhnya berada di areal $1890 hingga ke areal $1900. Sementara untuk support terjauhnya berada di areal $1855 hingga ke areal $1850.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
07:30 AUD - Employment Change 178.8K -26.7K -42.5K
07:30 AUD - Unemployment Rate 7.0% 7.1% 6.9%
20:30 USD - ADP Non-Farm Employment Change - - -240.8K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter




ICDX MEMBER