Fokus Emas:

      1. Harga emas diperdagangkan tipis di atas zona $1860
      2. Paket stimulus AS akan berakhir pada akhir tahun, kasus COVID 19 global naik

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18740 -0.03%
GBPUSD 1.32590 -0.03%
AUDUSD 0.72870 -0.10%
NZDUSD 0.69120 -0.03%
USDJPY 103.730 0.14%
USDCHF 0.91060 -0.02%
USDCAD 1.30690 0.09%
GOLDUD 1867.210 -0.17%
USD/IDR 14140 0.21%


Jumat, 20 November 2020 - Harga emas diperdagangkan tertekan, dengan geraknya berada tipis di atas zona $1860. Tekanan yang terjadi pada harga emas ini disebabkan oleh pernyataan dari Steven Mnuchin yang menyebutkan bahwa sejumlah paket stimulus yang telah digelontorkan akan jatuh tempo pada akhir tahun ini, dalam pernyataannya juga ditambahkan bahwa alokasi dana sebesar $455 milir yang dialokasikan pada CARES Act, yang mendanai pemberian kredit usaha oleh the Fed, organisasi nirlaba, dan pemerintah lokal seharusnya dapat direalokasikan oleh Kongres.
Di sisi lain, sejumlah pejabat dari Partai Republik telah setuju untuk melanjutkan negosiasi terkait pemberian bantuan atas COVID-19. Sebagai catatan, pada 19 November kemarin, kenaikan kasus C-19 di seluruh dunia kembali melonjak dan hampir mencapai pertambahan kasus terbanyak sejak awal tahun ini. Salah satu negara yang masih mencatatkan pertambahan terbanyak adalah AS dengan mengalami kenaikan sebanyak lebih dari 192.000 kasus - dan hal ini membuat sejumlah pejabat khawatir dan merespon negosiasi program stimulus lanjutan.
Harga emas susuri zona support penting di areal $1860 dengan resistance terdekat masih berada di areal $1880. Resistance terjauhnya berada di areal $1890 hingga ke areal $1900. Sementara untuk support terjauhnya masih berada di areal $1855 hingga ke areal $1850.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
14:00 GBP - Retail Sales m/m - -0.3% 1.5%
20:30 CAD - Retail Sales m/m - 0.2% 0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter




ICDX MEMBER