Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1,12020 0,04%
GBPUSD 1,20470 -0,07%
AUDUSD 0,67880 -0,03%
NZDUSD 0,64610 0,06%
USDJPY 105,570 -0,10%
USDCHF 0,97240 -0,04%
USDCAD 1,32240 -0,02%
GOLDUD 1497,260 -0,02%
USD/IDR 14200 0,14%

Fokus GBPUSD:

      1. GBPUSD jatuh ke 1.20340
      2. Sejumlah data ekonomi Inggris dirilis kurang optimis



Senin, 12 Agustus 2019 - Pada akhir pekan lalu, GBPUSD anjlok ke areal 1.20000. Pelemahan GBPUSD ini dipengaruhi oleh rilis data pertumbuhan ekonomi Inggris yang menciut serta isu ketidakpastian Brexit.
Data GDP Inggris periode Juni 2019 sebesar 0,0%, lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi di 0,1% dan periode sebelumnya di 0,2%. Level pertumbuhan ini menjadi yang terendah sejak tahun 2003. Sementara Prelim GDP q/q periode Juni 2019 sebesar -0,2%, lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi di 0,0% dan periode sebelumnya di 0,5%. Selain itu, Manufacturing Production m/m sebesar -0,2%, lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu 0,4%.
Sementara kekhawatiran pasar akan risiko no deal Brexit masih meningkat, situasi politik dalam negeri Inggris dihadapkan dengan spekulasi mengenai pemilu Inggris pasca Brexit pada 31 Oktober 2019 mendatang. PM Inggris Boris Johnson yang mengisyaratkan keinginan untuk menggelar pemilu tersebut membuat partai oposisi berencana mengajukan mosi tidak percaya pada bulan depan.
Dari sisi teknis, GBPUSD saat ini masih bergerak di areal 1.20300. Moving Average 55 dan 21 bertindak sebagai level resistance di kisaran 1.20790 dan 1.21170. Perhatikan level support penting GBPUSD di 1.20000.

AUDUSD - Turun ke bawah level psikologis 0.68000. Ketua RBA, Philip Lowe menyampaikan dalam pidatonya pada Jum'at (09/08) bahwa perlambatan perekonomian Australia mungkin telah berakhir, namun demikian suku bunga acuan harus tetap berada di level rendah 1,0% untuk jangka waktu yang lama mengingat ketidakpastian perang dagang. AUDUSD saat ini bergerak di areal 0.67800, dengan support di areal 0.67700 - 0.67600 serta resistance di areal 0.68000 - 0.68200.
EURUSD - ditutup naik ke level 1.11980 akhir pekan lalu, dengan isu terkait pemilu sela Italia yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Saat ini EURUSD bergerak di kisaran 1.12070. Level support terdekat EURUSD ada di areal 1.12000 - 1.11900 sementara level resistance ada di areal 1.12100 - 1.12200.
NZDUSD - pair NZDUSD masih berada di bawah areal 0.65000. NZDUSD masih dipengaruhi oleh isu RBNZ yang memangkas suku bunga di luar ekspektasi pada pekan lalu dan mengisyaratkan langkah Quantitative Easing (QE) yang lebih lanjut, namun Departemen Keuangan NZ menyatakan tidak tertarik dengan QE dan menyatakan bahwa RBNZ dapat memangkas suku bunga hingga ke wilayah negatif jika diperlukan. Saat ini bergerak di 0.64700, dengan support di areal 0.64600 - 0.64400 serta resistance di areal 0.64800 - 0.65000.
USDCAD - saat ini bergerak di areal 1.32190. Perhatikan level support penting USDCAD di 1.32000 - 1.31700. Sementara level resistance ada di 1.32300 - 1.32900.
USDCHF - Pergerakan USDCHF dipengaruhi oleh dolar AS dengan isu perang dagang yang masih mencuat. Perhatikan level support terdekat USDCHF di kisaran 0.96900. Level resistance di kisaran 0.97500 - 0.97800.
USDJPY - masih tertekan di bawah 106.000 dipengaruhi oleh isu GDP Jepang yang dirilis optimis pada akhir pekan lalu. Perhatikan level support USDJPY di kisaran 105.300 - 105.200. Adapun level resistance USDJPY terdekat di kisaran 105.500 - 105.600.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
All Day JPY - Bank Holiday

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER