Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.09100 0.04%
GBPUSD 1.29130 0.02%
AUDUSD 0.66860 0.22%
NZDUSD 0.63830 -0.03%
USDJPY 109.770 0.09%
USDCHF 0.97700 0.08%
USDCAD 1.33150 -0.05%
GOLDUD 1571.710 -0.21%
USD/IDR 13690 -0.04%

Fokus GBPUSD:

      1. Data preliminary GDP kuartalan Inggris rilis hari ini
      2. Pasangan mata uang GBPUSD diperdagangkan fluktuatif



Selasa, 11 Februari 2020 - Pagi ini, pasangan mata uang GBPUSD diperdagangkan fluktuatif, jelang rilis data preliminary GDP kuartalan Inggris. Gerak harga GBPUSD ini memperhatikan 2 hal, yakni data GDP kuartalan Inggris yang akan mencerminkan aktivitas dan kesehatan ekonomi Inggris dengan ekspektasi mengalami stagnan, serta pidato dari Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney, untuk memperhatikan prospek ekonomi Inggris paska Brexit.
Sementara itu, mata uang Dolar AS juga bergerak ke zona tertinggi dalam 4 bulan. Lonjakan tersebut dipicu oleh kekhawatiran terkait penyebaran virus korona yang mendorong pasar memilih asset safe haven. Selain itu, kinerja USD juga terlihat masih terpengaruh oleh rilis data NFP yang cukup baik Juat lalu, ditengah kekhawatiran pasar bahwa penyebaran virus dapat merusak prospek ekonomi global.
Dari sisi harga, pasangan mata uang GBPUSD diperdagangkan di bawah zona resistance 1.29430 dengan support terdekatnya berada di areal 1.28800. Support terjauhnya berada di areal 1.28600 hingga ke areal 1.28300. Sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal 1.29700 hingga ke areal 1.30000.

AUDUSD – Dolar Australia bergerak naik terhadap dolar AS pada sesi perdagangan kemarin dengan minimnya kalender ekonomi yang disajikan dari kedua negara. Saat ini, pasar masih dilanda kegelisahan terkait status wabah virus Corona dan mendorong para investor untuk melakukan aksi wait and see. Ke depannya data Pinjaman Rumah Australia, Pinjaman Investasi untuk Rumah serta kondisi dan kepercayaan bisnis Australia akan mewarnai kalender ekonomi secara jangka pendek. Kendati demikian, perkembangan atau kabar dari Cina akan dianggap lebih mempengaruhi daya tarik Dolar Australia.Supportnya berada di areal 0.66600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.67400.

EURUSD – EURUSD kembali tertekan pada sesi perdagangan kemarin di tengah sedikit gejolak politik internal Jerman dan masih kuatnya Dolar AS. Dilaporkan bahwa pemimpin partai konservatif Jerman, Annegret Kramp-Karrenbauer (AKK), mengumumkan pengunduran dirinya dan mengatakan dia tidak akan mencalonkan diri untuk menggantikan Kanselir Angela Merkel pada pemilihan federal berikutnya pada musim gugur 2021. Di sisi lain, kekuatan USD yang bertahan membuat tekanan bearish tambahan pada pasangan. Pada hari ini, European Commission akan merilis perkiraan pertumbuhan ekonomi dan Ketua FOMC Jerome Powell dijadwalkan akan menyampaikan Laporan Kebijakan Moneter Semiannual di depan hadapan Komite Jasa Keuangan. Supportnya berada di areal 1.09000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.08700.

NZDUSD – NZDUSD masih di bawah tekanan di sekitar zona 0.63840 selama sesi perdagangan kemarin. Pasangan kiwi tercatat bergerak di sekitar level terendah tiga bulanan di tengah pesimisme yang berkembang bahwawabah virus Corona yang mempengaruhi Cina akan mendorong RBNZ menuju bias bearish. Pada saat yang sama, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga resmi (OCR) pada rekor terendah 1,00% pada pernyataan keputusan moneternya esok hari. Supportnya berada di areal 0.63500 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.64500.

USDCAD – USDCAD menutup hari perdagangan kemarin dengan kenaikan ke sekitar zona 1.33100 meski sempat kehilangan arahnya di tengah sesi perdagangan. Sentimen sektor komoditi yang masih dipimpin oleh kekhawatiran akan virus Corona masih menekan harga komoditi andalan Kanada, yaitu minyak mentah. WTI Crude Oil kemarin masih bergerak di sekitar zona terendahnya sejak satu tahun ke belakang setelah terus melanjutkan penurunannya sejak awal tahun 2020. Supportnya berada di areal 1.32700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.33500.

USDCHF – Investor yang masih dilanda kegelisahan pada awal minggu di tengah kekhawatiran atas Cina yang mengalami kesulitan menahan wabah virus Corona belum berhasil menekan harga USDCHF. Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY), yang naik 1,4% didukung rilis data makroekonomi yang optimis pekan lalu, tetap relatif tenang dan menahan USDCHF terus berfluktuasi kemarin di sekitar zona 0.97600. Ke depannya, kalender ekonomi AS tidak akan menampilkan data signifikan dan pasar akan menyaksikan pidato Gubernur Fed Michelle Bowman untuk petunjuk tentang prospek kebijakan Fed selanjutnya. Supportnya berada di areal 0.97300 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.98100.

USDJPY – Harga USDJPY membukukan kenaikan tipis pada sesi perdagangan kemarin meskipun kekhawatiran akan virus Corona masih mendominasi pasar. Kinerja USD yang masih perkasa dan data Jepang yang dirilis beragam pada awal hari mempengaruhi gerak harga USDJPY. Neraca Perdagangan Jepang periode Desember mencetak surplus sebesar ¥ 120.7 miliar, melebihi pencatatan di angka ¥ -2,5 miliar pada bulan sebelumnya, meskipun surplus Current Account mengalami kontraksi menjadi ¥ 524 miliar. Sementara itu, organisasi International Monetary Fund (IMF) dalam laporannya mengatakan BOJ terlalu optimis dalam mencapai target inflasi 2% yang merusak kredibilitas bank. Supportnya berada di areal 109.150 dengan resistance terdekatnya berada di areal 110.500.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
16:30 GBP - Prelim GDP q/q - 0.0% 0.4%
21:00 EUR - ECB President Lagarde Speaks - - -
22:00 USD - Fed Chair Powell Testifies - - -
22:35 GBP - BOE Gov Carney Speaks - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER