Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.08390 -0.03%
GBPUSD 1.30490 -0.02%
AUDUSD 0.67170 0.13%
NZDUSD 0.64340 0.03%
USDJPY 109.800 0.01%
USDCHF 0.97910 0.06%
USDCAD 1.32660 -0.07%
GOLDUD 1575.900 -0.03%
USD/IDR 13680 0.17%

Fokus EURUSD:

      1. Data GDP kuartalan Jerman jadi perhatian pasar hari ini
      2. Pasangan EURUSD tertekan hingga ke zona 1.08000



Jumat, 14 Februari 2020 – Pada perdagangan pagi ini, pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan merah, dengan fokus perdagangan ada pada rilis data preliminary GDP Jerman. Mata uang Euro tertekan sejak awal bulan Februari ini dan disebabkan oleh suku bunga yang rendah serta kekhawatiran atas melemahnya ekonomi Zona Eropa akibat perlambatan industri manufaktur Tiongkok yang menjadi pendukung ekonomi Zona Eropa akibat penyebaran virus korona yang parah di wilayah China. Fokus perdagangan EURUSD tertuju pada 2 hal, yakni data GDP kuartalan Jerman yang akan mencerminkan aktivitas dan kesehatan ekonomi Zona Eropa dengan ekspektasi tingkat pertumbuhan yang sama dengan periode sebelumnya, serta pidato dari Gubernur Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, untuk memperhatikan prospek ekonomi Eropa paska Brexit, dampak wabah virus korona, serta prospek moneter Eropa di tahun 2020.
Sementara itu, Presiden Trump berencana akan mengalihkan hampir $ 4 miliar dari anggaran militer untuk membiayai pembangunan tembok di perbatasan dengan Meksiko, janji pembuatan tembok tersebut merupakan janji utama kampanye Presiden Donald Trump pada masa kampanye 4 tahun lalu dengan target realisasi tahun ini rencananya diharapkan dapat menjadi pendorong peluang pemilihannya pada pemilu pada bulan November tahun ini.
Dari sisi harga, pasangan mata uang EURUSD diperdagangkan dalam tekanan tajam. Resistance terdekatnya berada di areal 1.08850 hingga ke areal 1.09200. Sementara untuk support terdekatnya berad adi areal 1.08000 hingga ke areal 1.07700. Support terjauhnya berada di areal 1.07000 dengan resistance terjauhnya berada di areal 1.11700.

AUDUSD – AUDUSD bergerak merah ke sekitar zona 0.67200 pada sesi perdagangan kemarin di tengah rilisnya data inflasi AS yang dirilis cukup sesuai dengan ekspektasi dan berita terbaru yang menunjukkan bahwa virus Coronya tampaknya jauh lebih menular daripada yang diketahui sebelumnya. Berita pada awal sesi perdagangan kemarin menyatakan bahwa jumlah kasus virus Corona telah meningkat secara signifikan. 242 kematian dari virus Covid-19 tercatat hanya dalam satu hari di Hubei, Cina dan merupakan hari paling mematikan dari wabah ini. Pasangan mata uang AUDUSD telah menjadi barometer di pasar untuk risiko dari virus karena Australia terpapar secara ekonomi terhadap apa yang terjadi di Cina dan Amerika Serikat dengan status safe-havennya. Supportnya berada di areal 0.67000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.67600.

GBPUSD – Pasangan GBPUSD melonjak ke sekitar zona 1.30600 di tengah kabar dari politik internal Inggris setelah PM Johnson melakukan perombakan atas kabinetnya. Perombakan kabinet dilandasi oleh pengunduran diri Sajid Javid sebagai Menteri Keuangan Inggris. Kemudian, Rishi Sunak telah ditunjuk sebagai Kanselir baru dan memiliki beberapa minggu mendatang dengan anggaran baru untuk Inggris. Kendati demikian, Downing Street mengklarifikasi bahwa Sunak telah menjadi bagian dari persiapan anggaran dan persiapan itu terus berjalan dengan cepat. Selanjutnya, ia diekspektasi untuk mendukung stimulus fiskal, yang akan mengambil beberapa tekanan pada Bank Inggris untuk menurunkan suku bunga. Supportnya berada di areal 1.29000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.30700.

NZDUSD – Mengikuti sentimen keresahan terhadap wabah Corona, pasangan NZDUSD bergerak merah ke sekitar zona 0.65000. Kabar terbaru terkait Corona, dilansir dari berita terbaru bahwa ada hampir 50 ribu kasus baru di provinsi Hubei yang mencatatkan lonjakan 45% di tengah metode perhitungan baru Cina dan menarik pasar kembali ke sentimen risk-off. Selain itu, RBNZ mengatakan risiko bahwa dampaknya akan lebih besar dan lebih persisten juga didukung oleh anggota yang setuju bahwa kebijakan moneter punya waktu untuk menyesuaikan jika diperlukan. Supportnya berada di areal 0.64000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.64900.

USDCAD – Pasangan USDCAD yang sebelumnya menutup dua hari perdagangan terakhir di wilayah negatif karena pemulihan harga minyak mentah yang membantu dolar Kanada naik. Namun, kekhawatiran baru tentang dampak negatif virus Corona pada permintaan minyak global menyebabkan harga berbalik ke bawah dan memungkinkan pasangan untuk rebound. West Texas Intermediate (WTI) kehilangan daya tariknya setelah China melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah infeksi yang dikonfirmasi setelah perubahan dalam metode penghitungan. Sementara itu, Rusia telah mengumumkan bahwa mereka belum memutuskan apakah akan menyetujui pengurangan output tambahan yang direkomendasikan oleh OPEC + (JTC) minggu lalu. Supportnya berada di areal 1.32100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.33000.

USDCHF – Pasangan USDCHF memulai sesi perdagangan dengan penurunan karena suasana risk-off memungkinkan CHF untuk mengumpulkan kekuatan melawan saingan utamanya. Kendati demikian, kekuatan Dolar AS berbasis luas, bagaimanapun, membantu pasangan membalikkan arahnya dan harga ditutup di sekitar zona 0.97900. Didukung oleh laporan inflasi AS, Indeks Dolar AS naik di atas angka 99 untuk membantu pasangan bergerak lebih tinggi. Data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Kamis menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen inti tetap tidak berubah secara tahunan sebesar 2.3%. Supportnya berada di areal 0.97600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.98400.

USDJPY – USDJPY sedikit memperpanjang pergerakan bearish untuk sesi perdagangan kemarin setelah data CPI AS menunjukkan perspektif yang cukup mengecewakan. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, CPI bulanan untuk Januari 2020 adalah 0.1%, tercatat kurang dari ekspektasi pasar dan angka sebelumnya di 0.2%. Core CPI berada di 0.2%; sama dengan angka konsensus. Data tahunan untuk CPI AS terdaftar pada level tertinggi 12 bulan sebesar 2.5%, sedangkan Core CPI AS tetap sebesar 2,3%; sama seperti sebelumnya. Selain itu, Yen juga kembali mendapatkan daya tariknya setelah perubahan dalam mekanisme diagnostik oleh otoritas Cina meningkatkan jumlah kasus virus Corona baru secara signifikan dan memicu keengganan baru terhadap aset berisiko. Supportnya berada di areal 109.600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 110.200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
14:00 EUR - German Prelim GDP q/q - 0.1% 0.1%
20:30 USD - Core Retail Sales m/m - 0.3% 0.7%
20:30 USD - Retail Sales m/m - 0.3% 0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER