Fokus Emas:

      1. Fluktuasi harga emas masih bertahan di areal $1800
      2. Belum akan ada perubahan kebijakan di Bank Sentral meski sudah ada vaksin yang berhasil

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18620 -0.06%
GBPUSD 1.32420 0.08%
AUDUSD 0.72980 -0.19%
NZDUSD 0.68900 -0.15%
USDJPY 104.210 -0.10%
USDCHF 0.91120 -0.01%
USDCAD 1.31020 0.06%
GOLDUD 1877.600 0.06%
USD/IDR 14020 0.29%


Rabu, 18 November 2020 - Harga emas masih berfluktuasi di atas zona $1800, dengan sentimen perdagangannya belum membaik, yakni belum ada perubahan kebijakan dari sisi Bank Sentral walaupun sudah ada 2 laporan vaksin yang efektif.
Berdasarkan pernyataan dari Powell, saat ini bukan waktu yang tepat untuk mencabut program darurat, nada serupa juga ditemui pada pernyataan Lagarde yang menyebutkan bahwa vaksin COVID tidak serta merta merubah kondisi fundamental negara-negara di Eropa. Pernyataan kedua petinggi Bank Sentral tersebut menyiratkan bahwa belum akan ada perubahan kebijakan terhadap kondisi ekonomi saat ini.
Pertambahan kasus COVID juga terus menjadi perhatian, dengan pada tanggal 17 November kemarin, terlihat adanya lonjakan pertambahan kasus terutama di negara AS. Isu pertambahan kasus tersebut terus mengimbangi sentimen yang disumbangkan oleh laporan dari Moderna dan Pfizer terkait keefektifan vaksin mereka yang telah diuji coba.
Dengan posisi harga saat ini, resistance harga emas terlihat masih bertaha di areal penting di zona $1900, sementara dengan supportnya berada di areal $1870. Support terjauh harga emas saat ini berada di areal $1860 hingga ke areal $1850. Untuk resistance terjauh harga emas kini berada di areal $1910 hingga ke areal $1940.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
01:00 USD - Fed Chair Powell Speaks - - -
05:00 AUD - RBA Gov Lowe Speaks - - -
20:30 CAD - CPI m/m - 0.2% -0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter




ICDX MEMBER