a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus USDJPY:

      1. USDJPY memulai pekan kembali di teritori hijau
      2. Pandemi di Asia masih uji suasana



Senin, 03 Mei 2021 - USDJPY tetap positif di sekitar 109.40 saat mengawali bulan baru pagi ini. Secara luas, harga masih memanfaatkan sisa-sisa kekuatan Dolar AS yang mendorong pasangan untuk kembali menunjukkan bullish beruntun tiga hari. Sebelumnya, kesengsaraan pandemi semakin luas di Asia karena Jepang mencatat rekor pasien dengan gejala parah virus Jumat kemarin, sementara produsen vaksin terbesar India memperingatkan bahwa kekurangan vaksin akan terjadi hingga beberapa bulan terakhir. Terbaru diberitakan, Menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari China, Jepang dan Korea Selatan dalam pertemuannya telah berjanji untuk memberikan dukungan yang diperlukan dengan memberikan langkah-langkah "bertarget" bagi mereka yang paling terpengaruh oleh pandemi COVID-19.
Untuk saat ini, barometer risiko berupaya menolak pergerakan bearish hari Jumat meskipun katalis cenderung beragam. Di antara hal-hal positif tersebut adalah dorongan Menteri Keuangan AS Janet Yellen untuk paket stimulus Presiden Joe Biden yang membutuhkan kenaikan pajak. Sebaliknya membayangi pekan ini, perselisihan AS-Iran kembali menimbulkan tanda tanya pada negosiasi kesepakatan nuklir sedangkan Korea Utara juga berjanji akan membalas kebijakan permusuhan Biden. Mengingat kalender ringan dan hari libur Jepang serta beberapa tempat lain di Asia, mungkin akan membatasi pergerakan langsung pasangan USDJPY untuk saat ini menjelang angka PMI AS untuk bulan April.
Pada saat penulisan, USDJPY masih dalam rentang apresiasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 109.200 dengan resistance terdekatnya berada di areal 109.500. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 109.700 dan support terjauhnya di 108.800.

AUDUSD – Fluktuasi AUDUSD hingga menjelang akhir pekan berakhir ditutup dengan koreksi tertajam yang dibukukan pasangan sejak satu bulan lalu. Meskipun vaksinasi lebih cepat di blok Barat dan pemulihan ekonomi global baru-baru ini, tidak hanya dari Asia-Pasifik, selera risiko tetap minim di tengah ketidakpastian atas pemulihan ekonomi jika diprospek secara jangka pendek. Sebelumnya, Indeks Harga Konsumen (CPI) kuartal pertama Australia (Q1) turun di bawah perkiraan 0.9% dan sebelumnya di 0.6% QoQ, sementara juga tetap di bawah ekspektasi pasar 1.4% menjadi 1.1% YoY. Juga, di hari Jumat angka PMI China yang beragam telah memicu kemunduran terbaru dalam pergerakan harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77000 dan resistance di 0.77500.

EURUSD – EURUSD ikut turun tajam di sesi Jumat, kemarin dan menutup pekan untuk kembali ke dekat level support psikologis 1.2. Dengan tidak adanya pendorong fundamental yang signifikan, penurunan baru-baru ini tampaknya merupakan hasil dari kombinasi aliran akhir bulan yang dikonfirmasi dengan penurunan selera risiko pasar. Terbaru, data yang diterbitkan oleh Eurostat menunjukkan bahwa ekonomi zona Eropa mengalami kontraksi pada tingkat tahunan 1.8% pada kuartal pertama. Pada catatan positif, Tingkat Pengangguran di kawasan Eropa turun tipis menjadi 8.1% di bulan Maret dan lebih baik dari ekspektasi pasar sebesar 8.3%. Namun demikian, angka-angka tersebut gagal memicu reaksi pasar yang nyata. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20000 dan resistance di 1.20700.

GBPUSD – GBPUSD berbalik menyaksikan tajamnya penurunan di hari Jumat untuk jatuh ke 1.38, mencapai level terendah sejak 16 April. Hal tersebut juga menandai hari pertama pergerakan negatif dalam enam sesi sebelumnya dan disponsori oleh berbagai faktor. Terutama, pasangan ini tetap di bawah tekanan karena Dolar AS mempertahankan kenaikan harian yang signifikan. Di sisi lain, Poundsterling juga tertekan oleh sentimen negatif yang ditimbulkan oleh pemilihan Skotlandia minggu depan. Jajak pendapat menunjukkan mayoritas partai pro-kemerdekaan di parlemen Skotlandia, yang mungkin meningkatkan tekanan untuk referendum kemerdekaan dan membebani fokus Inggris. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37800 dan resistance di 1.38900.

NZDUSD – Senada dengan AUDUSD, serangan aksi jual yang meluas di sekitar NZDUSD dapat dilacak dari katalis campuran yang mempengaruhi sentimen pasar. Di antara katalis risiko, masih kerasnya sikap China terhadap sejumlah negara Barat (begitu juga sebaliknya), telah bergabung dengan perkembangan negatif pandemi di Asia yang mengkhawatirkan. Berbicara tentang data, yang perlu digarisbawahi dari NZ adalah Neraca Perdagangan utama yang turun masing-masing menjadi $ 33 juta dan $ 1.69 miliar setiap bulan dan tahunan selama bulan Maret versus pembacaan sebelumnya yang direvisi naik $ 201 juta dan $ 2.38 miliar dalam urutan yang sama. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71600 dan resistance di 0.72100.

USDCAD – Masih di sekitar level terendah multi-tahunannya, pasangan USDCAD gagal memanfaatkan upaya pemulihan signifikan dari USD dan terus tertekan sentimen yang mengelilingi CAD tersendiri. Data yang dirilis Jumat kemarin dari Kanada menunjukkan PDB naik 0.4% pada bulan Februari menurut perkiraan lanjutan, sedikit di bawah konsensus pasar - dan mulai mendekati level sebelum COVID. Di sisi lain, harga minyak turut didukung oleh harapan stimulus lebih lanjut untuk bergabung dengan berita utama geopolitik terkait Korea Utara, Cina, dan Iran. Namun, perlu dicatat bahwa peningkatan pasokan minyak Rusia tampaknya menguji bulls minyak akhir-akhir ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.22600 dan resistance di 1.23200.

USDCHF – Penilaian pasar USD terus berperan di belakang pergerakan USDCHF menjelang akhir pekan. Didorong oleh rilis data ekonomi makro yang optimis dan aliran akhir bulan, Indeks Dolar AS naik ke level tertinggi sejak seminggu lalu. Terbaru, menyusul data PDB yang optimis, Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pada hari Jumat bahwa indeks Penghasilan Pribadi di bulan Maret melonjak sebesar 21.1% dan Pengeluaran Pribadi meningkat sebesar 4.2%. Kedua pembacaan ini lebih kuat dari perkiraan analis. Namun, di sisi negatifnya adalah penolakan tegas Partai Republik AS untuk mendukung stimulus Presiden Joe Biden di tengah kekhawatiran kenaikan pajak. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91100 dan resistance di 0.91500.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
All Day GB, CN, JP - Bank Holiday - - -
21:00 US - ISM Maufacturing PMI - 65.0 64.7

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER