Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18380 0.08%
GBPUSD 1.28010 0.15%
AUDUSD 0.72680 0.18%
NZDUSD 0.66660 0.30%
USDJPY 106.150 -0.04%
USDCHF 0.90930 -0.08%
USDCAD 1.31850 -0.18%
GOLDUD 1940.190 0.49%
USD/IDR 14850 0.20%

Fokus GBPUSD:

      1. GBPUSD dibuka rebound pagi ini
      2. Dolar AS kembali ke tren bearish-nya



Senin, 14 September 2020 - Pagi ini, pasangan GBPUSD bergerak menguat setelah menjadi pasangan dengan kinerja terburuk minggu lalu, dihancurkan oleh meningkatnya ketegangan antara Inggris dan UE yang mengurangi peluang kesepakatan perdagangan pada akhir periode transisi Brexit antara kedua perekonomian negara. PM Inggris Johnson mengirim Parlemen RUU Pasar Internal, yang memungkinkan pihak Inggris untuk mengubah "Withdrawal Agreement" sebelumnya. Sebagai tanggapan, Uni Eropa mengancam dengan tindakan hukum. Lagi-lagi, pembicaraan minggu lalu berakhir tanpa kemajuan, dengan perbedaan di bidang penting masih belum terselesaikan. Sementara ke depannya, hari ini perbincangan akan kembali digelar dengan topik yang masih sama.
Dari AS, data inflasi - IHK utama Jumat kemarin dirilis melambat menjadi 0.4% pada Agustus dari 0.6% sebelumnya tetapi tepat di atas perkiraan konsensus yang mengharapkan inflasi 0.3%. Selain itu, tingkat tahunan naik lebih tinggi ke 1.3% dibandingkan dengan 1.2% yang diantisipasi dan 1% di bulan Juli. CPI inti (tidak termasuk biaya energi dan makanan) juga lebih baik dari perkiraan selama bulan yang dilaporkan. Mengingat bahwa The Fed telah menunjukkan kesiapan untuk membiarkan inflasi melampaui target 2% selama beberapa waktu, reaksi pasar terhadap data tersebut ternyata agak diredam. Hal ini, pada gilirannya, gagal membantu Dolar AS untuk menarik minat beli yang berarti dan menjadi satu-satunya alasan bagi GBPUSD untuk bergerak hijau.
Pada saat penulisan, GBPUSD masih bergerak hijau dengan fokus zona support penting terdekat kini berada di areal 1.27700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.28600. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.30200 dan support terjauhnya di 1.27000.

AUDUSD – Fluktuasi AUDUSD selama sepekan masih disponsori oleh pergerakan Dolar AS dan suasana penghindaran risiko yang masih terayun-ayun di pasar. Dari dalam Australia pun, serangkaian data yang dirilis juga menawarkan nada yang beragam. Meski sentimen bisnis dan kepercayaan konsumen menunjukkan pemulihan, adanya ekspektasi inflasi yang kurang sesuai dengan harapan para analis sempat menjadi tekanan yang diserap dari dalam Australia. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72500 dan resistance di 0.73000.

EURUSD – Bergerak kuat untuk beberapa sesi perdagangan pada pekan kemarin, fokus EURUSD secara luas terpaku pada pre- dan pasca- momen utama dari bank sentral Eropa. Bank Sentral Eropa datang dengan mempertahankan suku bunganya tidak berubah dan mempertahankan jumlah program pembelian darurat pandemi (PEPP) sebesar 1.350 miliar Euro. Lebih lanjut, revisi harapan PDB untuk zona secara keseluruhan juga cenderung optimis. Selain itu, inflasi terpantau tepat sasaran pada 0.3% di tahun 2020, 1% pada tahun 2021 vs ekspektasi di 0.8% dan 1.3% pada tahun 2022 seperti pada perkiraan terakhir. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18100 dan resistance di 1.18700.

NZDUSD – Memulai pekan kemarin dengan tekanan dari aksi profit-taking pasar, NZDUSD lanjut fluktuatif hingga akhir pekan untuk beberapa kali menguji resistance pentingnya di sekitar zona 0.67000. Secara garis besar harga masih dibayang-bayangi suasana dovish yang masih bergulir dan belum berubah di balik kondsi moneter Selandia Baru. Selain itu, AS yang terakhir dikabarkan sedang mempertimbangkan melarang produk yang dibuat dengan kapas dari provinsi Xinjiang Cina sebagai tanggapan atas penggunaan kerja paksa pada minoritas Muslim (Uighur) di Xinjiang, juga jadi fokus di belakang fluktuasi pasangan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.66400 dan resistance di 0.67000.

USDCAD – USDCAD masih memanfaatkan sentimen yang sama selama sepekan dan cenderung mengacuhkan momen dari BoC yang dinilai minim arahan. Selain ikut mengekor di belakang pemulihan kuat USD, juga terbantu oleh sentimen bearish yang mengelilingi pasar minyak. Seperti biasa sejak awal bulan, kegelisahan terkait kemerosotan permintaan terus merusak sentimen di kalangan pedagang, terutama mengingat peningkatan kuat dalam COVID-19 di seluruh dunia. Menambah kekhawatiran ini, dari sisi pasokan mulai mengumpulkan daya tarik setelah API dan EIA melaporkan peningkatan tak terduga dalam pasokan minyak mentah selama pekan lalu. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.31500 dan resistance di 1.32000.

USDCHF – Sempat mengumpulkan kekuatan hingga pertengahan pekan, pondasi USDCHF ikut rontok mengikuti koreksi berbalik dari USD dan di tengah sentimen risk-aversion yang memacu daya tarik Swiss Franc sebagai safe-haven. Sementara itu, USD lanjut tertekan di tengah ketidakpastian atas langkah-langkah stimulus fiskal AS putaran berikutnya dan kenaikan dalam mata uang bersama lainnya. Di akhir pekan, USD juga gagal untuk mendapatkan kelonggaran dari laporan CPI AS yang lebih diantisipasi dari perkiraan untuk periode Agustus 2020. Pada saat penulisan harga bergerak dengan support di areal 0.90700 dan resistance penting terjauh berada di areal 0.91100.

USDJPY – Cenderung bergerak sideways untuk sepekan kemarin, pasangan USDJPY bergerak oleh suasana risk-aversion pasar yang setelah menimbang-nimbang, telah mendongkrak daya tarik Yen sebagai safe-haven. Selain itu, serangkaian data dari Jepang juga menunjukkan rekor pemulihan untuk kuartal ketiga (Q3) telah menunjukkan bahwa ekonomi Jepang naik untuk pemulihan yang kuat. Tak luput dari perhatian, tajuk pandemi yang sekali lagi masih belum menyumbang kabar kemajuan terkait vaksin, juga ikut menggerakkan harga. Pada saat penulisan harga bergerak cenderung sideways dengan support di areal 106.000 dan resistance di 106.200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
- - - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER