Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.10420 0.05%
GBPUSD 1.23460 0.00%
AUDUSD 0.68600 -0.10%
NZDUSD 0.64270 -0.20%
USDJPY 107.530 0.14%
USDCHF 0.99180 0.00%
USDCAD 1.31500 -0.05%
GOLDUD 1486.150 0.29%
COFR OKT19 819500.000 -0.79%
USD/IDR 14050 0.07%

Fokus Crude Oil:

      1. Harga crude oil terkoreksi dari zona resistance
      2. Penasihat keamanan AS mengundurkan diri



Rabu, 11 September 2019 - Harga crude oil pada perdagangan pagi hari ini terpantau sedikit terkoreksi ke kisaran harga Rp 800.000 - 813.000/barel dibebani oleh pengumuman Donald Trump terkait pengunduran diri Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton.
Selama masa baktinya di Gedung Putih sejak April 2018, John Bolton dikenal dengan kebijakan-kebijakan luar negeri yang hawkish. Dengan kepergian Bolton, pasar memperkirakan adanya advokasi yang lebih ‘segar’ dan berpotensi untuk melahirkan kebijakan yang dapat meredakan ketegangan antara AS-Iran. Dengan demikian, timbul spekulasi kembali meningkatnya ekspor minyak mentah Iran ke pasar dan menyebabkan koreksi harga minyak pada perdagangan semalam.
Sementara itu, fokus perdagangan minyak dunia relatif tertuju pada rilis data mingguan EIA yang diperkirakan akan mengalami penurunan cadangan minyak AS. Sebelumnya data pasokan minyak AS yang dirilis oleh API menunjukan penurunan sebanyak 7.2 juta barel.
Dari sisi harga, kenaikan harga minyak pada perdagangan semalam terlihat terbentur zona resistance yang berada di areal Rp 826.000/barel, dengan supportnya berada di areal Rp 800.000 hingga ke areal Rp 780.000/barel. Resistance penting selanjutnya yang perlu diperhatikan berada di areal Rp 840.000 hingga Rp 856.000/barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
21:30 US - EIA Crude Inventories - -2.9M -4.8M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER