a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
AUDUSD 0.77430 -0.10%
NZDUSD 0.71850 0.03%
USDJPY 108.990 0.07%
USDCHF 0.92440 0.11%
USDCAD 1.24460 0.06%
GOLDUD 1735.200 -0.03%
USD/IDR 14400 0.42%

Fokus GBPUSD:

      1. GBPUSD lanjutkan koreksi pagi ini
      2.BoE tak ubah sikapnya kemarin



Jumat, 19 Maret 2021 - GBPUSD sebelumnya gagal untuk menguji zona 1.40 dan hingga kini turun kembali ke level 1.39 - menghapus keuntungan pasca keputusan kebijakan moneter FOMC sebelumnya. Pergerakan pasangan saat ini secara luas didorong oleh valuasi USD, yang didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS. Sementar terbaru dari Inggri, kemarin BoE datang dengan menahan suku bunga tetap di 0.1% dan program QE bank total £ 895 miliar, dengan Komite mempertahankan komitmennya untuk menuntaskan sisa £ 150 miliar dalam pembelian aset sekitar akhir 2021. Menambahkan, para dewan berpendapat bahwa sikap kebijakan saat ini tepat, mencatat bahwa berita rencana untuk membuka kembali ekonomi konsisten dengan prospek ekonomi yang sedikit lebih kuat, tetapi menegaskan kembali bahwa mereka tidak bermaksud untuk memperketat kebijakan sampai terdapat bukti yang jelas dari kemajuan pencapaian target inflasi 2.0%.
Barometer risiko balik pesimis ke suasana tersuram dalam tiga minggu terakhir dengan risiko refleksi kembali ke penilaian pasar. Mengingat peristiwa bank sentral utama minggu ini telah sepenuhnya diumumkan dan mewarnai fluktuasi pasar keuangan, dampak yang diberikan cenderung beragam dan menimbulkan gonjang-ganjing yang kuat. Di sisi lain, para pelaku pasar akan tetap memperhatikan katalis risiko, terutama berita utama geopolitik dan vaksin, untuk dorongan baru. Namun, perlu dicatat bahwa pergumulan AS-China di Alaska yang dinilai memulai perbincangan dengan "alot" dan peringatan Menteri Pertahanan Amerika Lloyd Austin kepada Korea Utara membebani risiko lebih lanjut.
Pada saat penulisan, GBPUSD masih koreksi dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.38000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.41000. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.42000 dan support terjauhnya di 1.37300.

AUDUSD – AUDUSD lanjut koreksi untuk mencetak level terendah harian barunya, terutama dengan katalis terkini dari data mengecewakan Australia. Tidak hanya pembacaan awal Penjualan Ritel Australia untuk Februari, tetapi perselisihan AS-China dan kekhawatiran refleksinya juga membebani pasangan, meski imbal hasil obligasi AS terpantau turun dari puncak multi-bulan. Pembacaan pertama Penjualan Ritel Australia turun jauh di bawah 0.5% sebelumnya dan konsensus pasar 0.4% menjadi -1.1% MoM. Data tersebut menambah kelemahan AUDUSD di tengah kekhawatiran geopolitik yang berasal dari China dan Korea Utara. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77000 dan resistance di 0.77800.

EURUSD – EURUSD, yang telah berada di bawah tekanan jual sejak awal sesi Kamis kemarin kini makin terperosok untuk menyasar level rendah sedikit di atas 1.19 - ikut menghapuskan keuntungan pasca FOMC. Pendorong utama penurunan EURUSD sebelumnya adalah adanya pembalikkan suasana pasar yang sensitif terhadap Euro. Di tengah tingkat infeksi COVID-19 yang terus-menerus tinggi, Prancis baru saja mengumumkan pembatasan penguncian baru untuk 16 wilayah, termasuk Paris. Langkah-langkah baru tersebut mengharuskan penutupan semua toko non-esensial dan membatasi pergerakan rakyat dalam jarak 10 km dari rumah selama 4 minggu. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18800 dan resistance di 1.19300.

NZDUSD – NZDUSD juga diterpa aksi jual tajam pada hari Kamis, berbalik kembali untuk menyasar zona 0.71500. Pada akhirnya, pasar juga merespon sejalan dengan rilis data pertumbuhan PDB Q4 2020 Selandia Baru yang suram untuk menjadikan mata uang tunggal Kiwi sebagai salah satu mata uang berkinerja terburuk di G10. Kendati demikian, pendorong utama penurunan NZDUSD, bagaimanapun, berasal dari sisi USD, dengan Dolar AS secara luas didorong oleh pembalikkan suasana pasar yang secara langsung berdampak pada aksi negatif di beberapa sektor komoditas, yang sensitif bagi NZD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71400 dan resistance di 0.72000.

USDCAD – USD telah menjadi salah satu mata uang G10 berkinerja terbaik, dan jadi alasan utama rebound USDCAD. Sementara di sisi lain, CAD juga mengalami latar belakang negatif karena masiha ada nada suram dalam pergerakan harga minyak. Di balik tidak stabilnya harga minyak mentah; ada beberapa hal yang dikombinasikan dan memicu sentimen tersebut, di antaranya adalah; aksi ambil untung, berita pandemi buruk dari Eropa, serta moderasi obrolan "super-cycle" minyak yang mendorong penurunan tajam. Ke depannya, meski persepsi risiko pasar akan memainkan peran terbesar, angka penjualan ritel Kanada yang dijadwalakan akan dirilis malam hari nanti juga patut diwaspadai. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.24800 dan resistance di 1.25300.

USDCHF – Rebound USDCHF mengikuti posisi dirugikan USD yang berbalik menyusut dengan melihat indeks DXY yang naik dari terendah 91.3 ke tertinggi 91.9. Sebelumnya, telah dikonfirmasi bahwa Fed masih perlu melihat 'kemajuan substansial lebih lanjut' sebelum 'mewacanakan' tentang pengurangan QE yang berlaku. Perlu diingat, di sisi lain yang bertolak belakang, Imbal hasil AS naik dan kurva perbendaharaan menjadi curam setelah pertemuan FOMC, karena Ketua Powell mengindikasikan bahwa Fed berkomitmen untuk menjaga suku bunga jangka pendek tetap rendah meskipun ada perkiraan pertumbuhan dan inflasi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92500 dan resistance di 0.93100.

USDJPY – Fluktuasi USDJPY kemarin masih mengikuti suasana pasar yang terus bermain dalam menyerap persepsi risiko yang luas. Dalam waktu dekat, Bank of Japan (BOJ) akan memberikan keputusan pertemuan kebijakan moneter rutinnya. Menyusul keputusan suku bunga, Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan menghadiri konferensi pers, untuk menyampaikan latar belakang di balik pergerakan kebijakan terbaru. Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan target suku bunga jangka pendek di -0.1% sementara mengarahkan imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun ke arah nol. Namun, obrolan seputar kemungkinan penyesuaian strategi pembelian ETF dan kerangka kontrol kurva hasil juga diantisipasi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 108.700 dan resistance di 109.250.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 CA - Retail Sales m/m - -3.0% -3.4%
Tentative JP - BoJ Monetary Policy Statement - -0.10% -0.10%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER