a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.21560 -0.02%
GBPUSD 1.36380 -0.01%
AUDUSD 0.77320 0.14%
NZDUSD 0.71760 0.15%
USDJPY 103.880 0.14%
USDCHF 0.88760 0.02%
USDCAD 1.26970 -0.04%
GOLDUD 1843.560 -0.30%
USD/IDR 14055 0.11%

Fokus AUDUSD:

      1. AUDUSD usahakan rebound pagi ini
      2. Proposal stimulus Biden membesar



Kamis, 14 Januari 2021 - Pagi ini, AUDUSD terus menjaga sisi penawarannya setelah rilis data ekspor China yang lebih baik dari perkiraan untuk Desember. Pengiriman Ekspor secara keseluruhan melonjak 10.9% tahun ke tahun di bulan Desember, mengalahkan proyeksi pertumbuhan 7.1% dengan margin yang besar, meski sebelumnya tumbuh sebesar 14.9% di November. Peningkatan ekspor bulanan berturut-turut menunjukkan pemulihan permintaan global dan merupakan berita positif untuk mata uang proxy China AUD dan aset berisiko secara umum. Kendati demikian, tingkat impor turun 0.2% pada Desember setelah kontraksi 0.8% di November.
Dari dalam AS, Indeks Dolar AS yang melacak nilai USD terhadap beberapa mata uang utama, terus meningkat dengan penarikan tawaran uang kas mengikuti kenaikan baru dalam imbal hasil Treasury. Katalis terbaru pagi ini tampaknya menerima dorongan dari laporan yang menyatakan bahwa ukuran rencana stimulus Presiden terpilih AS Joe Biden telah membengkak menjadi senilai $ 2 triliun. Angka tersebut secara signifikan lebih tinggi dari proposal $ 1.3 triliun yang diusulkan oleh Senator Chuck Schumer. Peningkatan pengeluaran fiskal dan moneter biasanya membebani mata uang domestik. Namun, USD menyambut berita terbaru, menyusul kenaikan imbal hasil.
Pada saat penulisan, AUDUSD masih usahakan pemulihan dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.77100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.77700. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.78000 dan support terjauhnya di 0.76700.

EURUSD – Pemulihan luas di sekitar Dolar AS menjadi salah satu faktor di balik koreksi pasangan EURUSD baru-baru ini, di samping mata uang tunggal Euro yang memang terpantau telah berkinerja buruk di sebagian besar mata uang G10. Tekanan internal Euro dapat dilacak dari respon negatif pasar setelah pidato ECB yang tampaknya dovish; dengan mengatakan bahwa bank sentral sekarang akan sangat memperhatikan nilai tukar, peningkatan dalam bahasa yang mereka gunakan di masa lalu untuk mencoba menekan kekuatan mata uang mereka. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.21300 dan resistance di 1.22000.

GBPUSD – GBPUSD ikut mundur lebih jauh dari area 1.37000 dan mencetak level terendah harian baru. Di balik itu, USD lanjut memulihkan kekuatan dengan indeks DXY naik kembali ke area tertinggi harian di dekat 90.30. Sementara itu, Pound masih memiliki pondasi yang dipupuk oleh komentar Gubernur BoE Bailey yang menolak mentah-mentah wacana suku bunga negatif. Di sisi lain, laporan terkait vaksin di Inggris juga menawarkan dukungan kepada GBP dengan mulai menunjukkan pelandaian grafik pertambahan kasus baru dan kasus kematian COVID-19. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.36000 dan resistance di 1.36900.

NZDUSD – Koreksi NZDUSD masih terjadi di belakang fokus utama dengan valuasi Dolar AS yang masih ada di nada tawarnya. Sementara itu, kalender ringan masih di dalam Selandia Baru, dengan hanya rilis data Harga Komoditas ANZ yang membukukan kenaikan kuat sebesar 1.9% untuk Desember, naik dari 0.9% sebelumnya. Kabar tersebut ditangkap baik bagi ekonomi Selandia Baru sebagai negara ekspor utama, namun pasar kembali mengambil tawaran sesuai fokus utama di awal. Selain itu, para analis tidak lagi mengharapkan RBNZ untuk mengarah ke OCR negatif, terutama mengingat gelombang data dan sentimen positif baru-baru ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71600 dan resistance di 0.72200.

USDCAD – Harga sempat naik menguji zona 1.27500 di awal sesi AS namun tetap gagal untuk mempertahankan momentum bullishnya. Sementara itu, konsolidasi harga minyak mentah WTI ikut menjaga pondasi pasangan USDCAD yang sensitif terhadap komoditas. Kabar terbaru dari pasar minyak, organisasi API melaporkan penurunan stok mingguan minyak mentah AS sebesar 5.82 juta barel untuk pekan yang berakhir 8 Januari. Selain itu, penurunan yang lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah resmi AS EIA, serta persediaan Cushing, membantu menjaga stabilitas pasar minyak mentah saat ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.26700 dan resistance di 1.27300.

USDCHF – USDCHF lanjut memanfaatkan fluktuasi Indeks Dolar AS (DXY), yang menjaga posisinya belum berubah untuk stabil di atas 90.00. Dari dalam AS sendiri, data yang ditawarkan masih di antara indeks harga konsumen utama yang naik 0.4% bulanan di bulan Desember, sementara harga pengurangan biaya makanan dan energi naik 0.1% dari bulan sebelumnya. Perhatian sekarang beralih ke klaim pengangguran mingguan AS dan pidato Ketua Fed Jerome Powell yang dijadwalkan nanti untuk dorongan perdagangan baru - lebih lanjut, adanya arahan dari Biden akan diperhatikan lebih dalam. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.88500 dan resistance di 0.88900.

USDJPY – USDJPY juga masih ditutup dalam zona hijau di balik fokus dari dalam Jepang yang menyatakan bahwa keadaan darurat COVID-19 dapat diperpanjang. Hal ini memperpanjang keputusan PM Suga yang sebelumnya berwacana akan menghentikan sementara perjalanan non-residen dari 11 negara dan wilayah Asia untuk memasuki Jepang. Di sisi lain, prospek USD masih tetap memegang kendali dalam jangka pendek atau menengah saat ini di tengah harapan stimulus moneter besar-besaran dari kepemimpinan Biden. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 103.600 dan resistance di 104.200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
09:10 CN - Trade Balance 517B 466B 507B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER