Home
>
News
>
Publication
>
Semua Bisa Jadi Berjangka: Gas Alam
Semua Bisa Jadi Berjangka: Gas Alam
Friday, 16 July 2021

oleh Btari Nadine

Sekilas Tentang Kontrak Berjangka Gas Alam

Gas Alam dan Jenis Energy Futures Lainnya

Keberadaan kontrak berjangka untuk komoditas energi (energy futures) sangat penting dalam sistem keuangan modern untuk menjaga stabilitas ekonomi. Sebagaimana ilustrasi di atas, dibutuhkan instrumen manajemen risiko terhadap pergerakan harga sumber energi seperti minyak mentah. 

Energy futures sendiri merupakan instrumen keuangan (kontrak-kontrak berjangka) yang berbasis pada produk energi, seperti minyak, gas alam, hingga karbon. Instrumen ini biasanya digunakan untuk perencanaan industri atau bisnis. Sementara bagi traders, energy futures bisa digunakan untuk sarana spekulasi (mengambil peluang dari pergerakan harga) dan manajemen risiko. Mari kita bahas satu per satu kontrak berjangka energi yang paling populer. 

Crude Oil Futures (Kontrak Berjangka Minyak Mentah)

Kontrak berjangka minyak mentah ini paling umum dikeluarkan oleh bursa-bursa komoditi di dunia, sebab hingga saat ini minyak mentah masih menjadi sumber energi utama yang menggerakkan berbagai industri. Biasanya, kontrak berjangka minyak mentah mengacu pada Brent Crude and West Texas Intermediate (WTI). Di Indonesia, kontrak berjangka minyak mentah sudah tersedia di bursa ICDX dalam bentuk mini maupun mikro, sehingga lebih terjangkau terutama bagi para traders yang ingin memperoleh keuntungan dari pergerakan harga. 

Coal Futures (Kontrak Berjangka Batu Bara)

Batu bara menyokong lebih dari 40% listrik dunia dan menjadi bahan baku penting untuk produksi besi dan semen. Kebutuhan tinggi akan batu bara membuat para pelaku industri terkait perlu melakukan lindung nilai terhadap batu bara.

Emissions Futures

Kontrak untuk emisi merupakan transaksi kredit karbon yang didasarkan pada upaya menjaga stabilitas jumlah emisi karbon di dunia. Pedagang dan pembeli bervariasi, mulai dari perusahaan penghasil mobil dengan bahan bakar fosil, mobil listrik seperti Tesla, hingga proyek-proyek pengurangan emisi.

Natural Gas Futures

Gas alam terbentuk dari mikroorganisme yang memproduksi metana melalui bahan organik yang berada pada tekanan jauh di bawah tanah. Meski pembentukan gas alam tergolong jarang, namun penggunaannya bertumbuh secara konsisten di hampir sepertiga bagian dunia dan menjadi salah satu sumber energi untuk masa depan transportasi hijau.

Pentingnya Gas Alam Berjangka

Kompetisi akan keamanan cadangan energi dan diversifikasi pasokan energi telah menempatkan gas alam ke dalam agenda geopolitik, terutama antara AS dan China sebagai dua negara dengan perekonomian terbesar dan penghasil emisi terbesar. Produk berjangka gas alam akan memberikan fasilitas lindung nilai terhadap pergerakan harga energi ini. Hal ini penting bagi negara-negara yang bergantung pada gas alam sebagai salah satu sumber energinya, seperti AS dan China. Selain itu, produk berjangka ini juga memberikan peluang keuntungan bagi para investor yang hanya ingin memperoleh profit dari fluktuasi harga gas alam.

Salah satu kontrak berjangka gas alam yang aktif diperdagangkan adalah kontrak berjangka Henry Hub. Pusat pengiriman (delivery) untuk Henry Hub futures tentu saja terletak pada Henry Hub, pusat distribusi pada sistem pipa gas alam di Erath, Louisiana. Jaringan pipa ini menghubungkan beberapa interkoneksi dengan jaringan pipa antarnegara bagian dan intranegara bagian serta infrastruktur terkait.

Tidak seperti pasar fisik, pasar berjangka menawarkan price discovery setiap waktu. Kontrak berjangka Henry Hub sendiri terdaftar setiap bulan selama dua belas tahun ke depan, sehingga memudahkan untuk prediksi ekspektasi pasar untuk harga gas alam di masa depan. Perlu diketahui juga bahwa kini gas alam menjadi sumber energi terpenting ketiga setelah minyak dan batu bara; serta diprediksi akan mengambil alih posisi batu bara pada 2030. 

Cara Kerja Kontrak Berjangka Gas Alam

(forex, trading)

(bursa berjangka, komoditi)

Member of
© 2020. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788