
SINGAPURA. Kontrak harga emas kembali mencatatkan harga tertinggi sepanjang sejarah. Dengan demikian, sudah sembilan hari berturut-turut, rekor harga emas tercipta.
Rupanya, aksi beli investor terkait dengan pelemahan dollar sehingga mendorong investor mencari investasi teraman. Selain itu, sejumlah faktor lain yang mempengaruhi pergerakan harga emas diantaranya inflasi tinggi dan ketegangan politik di Timur Tengah.
Asal tahu saja, pagi tadi, kontrak harga emas di divisi Comex, NYMEX New York untuk pengantaran cepat naik 0,5% menjadi US$ 1.514,72 per troy ounce. Pada pukul 10.39, kontrak yang sama ditransaksikan pada level US$ 1.511,65 per troy ounce.
Sementara, kontrak harga emas di divisi Comex, NYMEX New York untuk pengantaran Juni naik 0,7% menjadi US$ 1.514,50 per troy ounce, juga menembus rekor baru.
"Kami memberikan apresiasi tinggi atas pergerakan harga emas dalam beberapa bulan ke depan. Naiknya harga emas dipicu oleh pelemahan dollar," jelas Dominic Schnider, director for wealth management research UBS AG.
Catatan saja, sepanjang bulan ini, harga emas sudah naik 5,6%. Sementara, pada kurun waktu yang sama, dollar melemah 2,2% terhadap enam mata uang utama dunia.
Source: http://investasi.kontan.co.id/v2/read/1303703168/65617/Harga-emas-seakan...